Kalau boleh dibilang laki- laki memiliki sifat dasar aktif, yang dikarenakan mereka ingin kebebasan, gaya hidup yang suka- suka, aktivitas, dan pengaruh dari relasi terhadap sesama teman. Jadi untuk menghadapinya perlu menggunakan cara yang tepat.
5 gaya hidup yang disukai laki- laki, yaitu :
1. Ingin memiliki ruang sendiri
banyak sekali pengantin baru pria yang mengeluhkan masalahnya dengan teman sejawatnya : tidak akan ada lagi masa- masa seperti dulu ! " masa- masa dulu " berarti adalah tidak ada lagi kebebasan mengatur waktu dan melakukan hal- hal yang ingin dilakukan. Sekali menikah, laki- laki seperti tangan istri punya "bola kendali" sekali mencoba lari jauh langsung ditangkap balik oleh istrinya lagi.
2. Tindakan yang santai
Selain tidur dan pekerjaan yang penting, laki- laki juga senang sekali olahraga dan kegiatan luar yang menantang seperti mendaki gunung. Walaupun di rumah, mereka juga harus ada musik yang menemaninya. Ingin berharap mereka baik- baik diam dirumah dan bengong saja, maka mereka akan mati kebosanan.
3. Tidak mempermasalahkan masalah kecil
Pulang kerumah sepatu sembarang letak dan tidak di letakkan di rak sepatu, telat bangun lalu tidak melipat selimut, mangkok dan piring setelah dipakai habis barulah dicuci, hal semacam ini masih banyak lagi. Laki- laki paling takut apabila kehidupannya terkekang. Oleh karena itu, batasan peraturan wanita dapat membuat laki- laki menjadi tidak leluasa.
4. Ada masalah bisa langsung dibicarakan
" ada masalah apa yang tidak bisa langsung dibicarakan?" kebanyakan laki- laki mengharapkan hal ini. Wanita senang sekali berbelit- belit dalam menjelaskan maksud yang ingin disampaikannya, sepintar apapun laki- laki, dia tidak dapat mengetahui apa jalan pikiran dari wanita itu. Apalagi saat terjadi suatu masalah, wanita akan mengambil tindakan "tidak peduli" terus tidak berbicara, tidak menelepon, tidak makan nasi, dll " sikap dingin" . Sebenarnya laki- laki berharap dapat menggunakan cara yang sederhana untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi berdua.
5. Tidak mau mengatur keuangan
Ketika laki- laki masih sendirian, seberapa besar pendapatannya, sebesar itu pula pengeluarannya. Setelah menikah jangan berharap kondisi ini akan berubah. Mereka berfikir bahwa mengatur uang itu sangat merepotkan sekali, lebih baik menghabiskan waktu untuk sesuatu yang ia suka. jadi, kebanyakan laki- laki menyerahkan pengaturan uang kepada istrinya karena mereka malas memikirkannya
pengarang : herwin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar